Minggu, 09 November 2014
Sabtu, 08 November 2014
TEBAKAN
Permainan Matematika I
(Menebak tanggal/bulan/tahun kelahiran)
Jika anda malu untuk menanyakan tanggal lahir pacar anda, atau mungkin anda malu untuk menanyakan tanggal lahir cewek atau cowok yang anda sukai. Anda bisa melakukan permainan ini,,,,
Langkah-langkah:
1. Kalikan angka tanggal kelahiran dengan 4
2. Hasilnya tambahkan dengan 13
3. Kalikan 25
4. Dikurangi dengan 200
5. Tambahkan hasilnya dengan bulan kelahiran
6. Kalikan 2
7. Hasilnya dikurangi 40
8. Kalikan 50
9. Tambahkan hasilnya dengan dua digit terakhir dari angka tahun (1980 diambil 80)
10.Terakhir kurangi dengan 10.500
NB: Untuk tanggal dan bulan bisa dibolak-balik.
jika tanggal dahulu maka format yang akan muncul dd/mm/yy.
jika bulan dahulu maka format yang akan muncul mm/dd/yy.
Mohon koreksinya...
(Menebak tanggal/bulan/tahun kelahiran)
Jika anda malu untuk menanyakan tanggal lahir pacar anda, atau mungkin anda malu untuk menanyakan tanggal lahir cewek atau cowok yang anda sukai. Anda bisa melakukan permainan ini,,,,
Langkah-langkah:
1. Kalikan angka tanggal kelahiran dengan 4
2. Hasilnya tambahkan dengan 13
3. Kalikan 25
4. Dikurangi dengan 200
5. Tambahkan hasilnya dengan bulan kelahiran
6. Kalikan 2
7. Hasilnya dikurangi 40
8. Kalikan 50
9. Tambahkan hasilnya dengan dua digit terakhir dari angka tahun (1980 diambil 80)
10.Terakhir kurangi dengan 10.500
NB: Untuk tanggal dan bulan bisa dibolak-balik.
jika tanggal dahulu maka format yang akan muncul dd/mm/yy.
jika bulan dahulu maka format yang akan muncul mm/dd/yy.
Mohon koreksinya...
Cara Mudah Belajar Mencintai Matematika
Matematika merupakan pelajaran yang paling ditakuti oleh kebanyakan
orang. Hal ini membuat pelajaran yang satu ini dibenci oleh banyak
orang. Padahal pelajaran ini benar benar berguna bagi kehidupant kita
sehari hari, bahkan bagi orang biasa sekalipun. Para pedagang, tukang
Las, tukang bangunan bahkan tukang parkir pun butuh matematika untuk
menghitung uang recehan yang ia dapatkan dari pengendara yang
memarkirkan kendaraannya.
Matematika adalah kunci dari semua pelajaran sains, baik itu Fisika,
Ekonomi, Akuntansi dan Kimia karena pelajaran tersebut tidak akan dapat
kita pahami tanpa mempelajari terlebih dahulu dasarnya yaitu matematika.
Namun yang jadi permasalahan sekarang adalah, bagaimana cara belajar
yang baik agar kita dapat menguasai ilmu matematika ini? Harus diingat
bahwa tidak cara mudah untuk menguasai matematika ini. Yang ada adalah
Cara yang benar dalam belajar matematika. Dibutuhkan kesabaran dan
kegigihan yang tinggi untuk berusaha, tapi dengan niat yang kuat saya
yakin kita bisa menguasai pelajaran matematika.
Ada beberapa tips yang bisa kita tempuh agar kia bisa menguasai Matematika:
1. Luruskan Niat
Hal pertama yang harus kita lakukan adalah “Meluruskan Niat” dalam
belajar matematika, janganlah kita belajar matematika hanya untuk
mendapatkan nilai yang bagus sebagai syarat lulus mata ujian Matematika.
Karena hal ini berarti jika kita telah melewati ujian/test, maka kita
akan meninggalkan dan melupakan materi yang telah kita pelajari
tersebut. Niatkan belajar matematika untuk menambah pengetahuan kita.
Karena dengan belajar matematika, daya nalar otak kita akan terasah
dengan baik sehingga mudah untuk menerima pelajaran yang lainnya. Ingat
sekali lagi, jangan hanya berorientasi kepada Hasil ujian, tapi
berorientasilah pada Proses belajarnya..
2. Kenali, pahami lalu Cintai keindahan matematika
Point ini merupakan poin yg paling penting dalam belajar matematika.
Akan sangat mudah mempelajari sesuatu jika kita mencintainya terlebih
dahulu. Bagaimana mau mencintai matematika jika kita tidak mengenalnya?
maka langkah kedua adalah kita harus mengenal apa itu matematika, apa
fungsi matematika bagi kehidupan sehari hari. jika kamu sudah
mengenalnya, maka kamu akan tahu bahwa matematika memang sangatlah
dibutuhkan dalam kehidupan sehari hari, contoh sederhananya, ketika
tukang bangunan membuat sebuat Fondasi rumah, maka dia harus
menghitungnya secara teliti agar pondasinya tidak timpang, maka
digunakanlah beberapa rumus matematika. bahkan ketika kita menghitung
uang jajan kita, maka kita harus menghitungnya menggunakan matematika
bukan? Sungguh tak mungkin kita bisa hidup jauh dari matematika. Maka
Tanamkanlah dalam pikiran kita bahwa matematika itu sesuatu yang
berguna, indah, menarik dan sebagai teka-teki yang menyenangkan untuk
dipecahkan. Jika kita telah mencintainya, Semua rumus yang kelihatannya
rumit tiba tiba akan menjadi mudah untuk dipelajari. Begitulah kekuatan
cinta, bahkan kotoran kucing pun bisa jadi kue coklat
3. Berdoa
Sebelum kita memulai mempelajari matematika, ada baiknya kita berdoa
agar Tuhan memberi kemudahan bagi kita untuk memecahkan setiap persoalan
yang terdapat di materi yang kita pelajari. Bukankah Tuhan itu Maha
Pintar? Maka mintalah kepada-NYA sedikit kepintaran-NYA agar kita bisa
memahami materi yang kita pelajari. Selain itu agar kita tetap konsisten
dalam belajar dan gigih dalam berusaha, serta tidak mudah putus asa
dalam belajar. Jadi doa ini juga termasuk hal yang penting.
4. Banyak Latihan dan Belajar
3 point diatas akan sangat tidak berguna jika ujung ujungnya kamu tidak
mengambil langkah untuk segera belajar dan banyak latihan dengan rajin
dan KONSISTEN. terkadang ada masanya kita semangat sekali untuk belajar,
namun ada juga masa masa ketika malas sekali untuk belajar. Maka disini
butuh kedisiplinan serta kekonsistenan dalam mempelajari matematika.
Dalam 1 hari Tidak perlu meluangkan terlalu banyak untuk belajar, cukup
sedikit waktu namun tetap kontinyu dan konsisten. Matematika adalah ilmu
hitung, tentu akan semakin baik belajar ilmu hitung dengan berlatih
menghitung dengan rajin. banyakin latihan membahas soal-soal, karena
jika kita sudah terbiasa, maka akan mudah bagi kita untuk menyelesaikan
soal yang sama dikemudian hari. Selain itu hal tersebut juga bisa
membuat pemahaman kita kepada matematika semakin mendalam.
Setidaknya ada 6 tahap cara belajar yang baik:
a. Pahami Materi dengan rumus rumusnya
b. kelompokan rumus rumus yang ada
c. mulai mengerjakan soal-soal yang ada pembahasannya.
d. kerjakan soal tadi tanpa liat pembahasan.
e. kerjakan soal lain yang tipenya sama.
f. Terus berlatih soal-soal yang lain.
g. jangan hanya belajar dari satu buku, karena biasanya ada buku yang
tidak menjelaskan persamaan secara detail sehingga susah untuk
dipelajari. Jadi disarankan agar mencari buku referensi yang lain agar
semakin mudah dalam mempelajari.
tips: jika mengerjakan soal pilihan ganda… pertama baca dulu sebagian
jawaban… lalu baca pertanyaannya… lalu lihat lagi jawabannya
semuanya…baru cari jawabannya (dengan cara ini… kamu akan tahu maksud
soal itu)
5. Tiada kata “Aku Tak Bisa” dan “Putus Asa”
Putus Asa merupakan penyakit yang paling sering ditemui setiap orang
ketika berusaha untuk mendapatkan sesuatu. Ketika kita belajar
matematika, hindarilah sejauh mungkin kata putus asa, ketika kita
menemukan soal yang rumit,maka segera minta bantuan ke guru matematika
atau ke teman yang sudah memahami. sebisa mungkin jauhkan diri dari
mengucapkan kata “Aku Tak Bisa” karena hal tersebut hanya memperburuk
keadaan, ketika kamu merasa bahwa kamu tidak bisa mengerjakannya, maka
katakanlah “Aku Pasti Bisa”!! Berilah semangat motivasi untuk diri
sendiri, karena setiap permasalahan pasti ada pemecahannya..
6. Sabar..
Sabar dalam belajar, sabar dalam memecahkan persoalan, sabar dalam melaksanankan segala sesuatu, orang sabar disayang Tuhan..
Tips tips diatas berguna sekali dalam memahami cara belajar matematika
yang baik. Kita juga harus mengetahui Cabang Matematika yang sangat
perlu kita kuasai. Beberapa cabang yang cukup mendasar dan bermanfaat
luas dalam pengembangan ilmu Matematika:
1) Arimatika. Semua hal tentang tambah, kurang, kali, bagi. Cabang
Matematika yang paling sering digunakan dalam hidup ini, bahkan oleh
orang yang tidak suka Matematika sekalipun!
2) Geometri. Ilmu yang membahas bentuk, bidang, dan ruang suatu benda
(terutama luas dan volume). Insinyur dan arsitek yang kompeten pasti
menguasai cabang Matematika ini.
3) Aljabar. Manipulasi operasi arimatika untuk mencari suatu nilai yang
tidak diketahui (biasanya dinyatakan dalam variabel x dan y). Ahli
komputer dan programming termasuk mereka yang wajib menguasai aljabar.
Bahkan ketika kecil, einstein mulai belajar matematika dari Aljabar ini.
4) Trigonometri. Cabang matematika yang didedikasikan untuk mempelajari
semua properti pada segitiga (terutama sudut dan sisi) beserta
manipulasinya. Trigonometri juga harus dikuasai oleh para insinyur dan
arsitek.
5) Kalkulus (deret, limit, turunan, differensial, dan integral). Cabang
matematika yang WAJIB dikuasai ilmuwan dan insinyur. Ilmu kalkulus
mempelajari laju perubahan sesuatu, penjumlahan sesuatu yang banyak
sekali menuju suatu nilai pasti, sampai pendekatan yang luar-biasa
akurat untuk menghitung sesuatu yang “nyaris” mustahil dipecahkan untuk
dihitung menggunakan operasi matematika biasa.
sumber:http://smakristen1sltg.sch.id/ipdedufree/tips-dan-artikel-sma-kristen-1-salatiga/45-matematika/76-cara-mudah-belajar-mencintai-matematika
Belajar Matematika Asyik dengan Gasing
Banyak cara yang bisa digunakan agar anak menyukai dan mudah mengerjakan
soal Matematika. Anggapan Matematika sulit bisa jadi karena metode
pembelajarannya yang membuat anak susah memahami pelajaran ini. Ada
sebuah metode yang bisa membuat Matematika menjadi menyenangkan, namanya
Metode Gasing, yang merupakan singkatan dari gampang, asyik, dan
menyenangkan. Sesuai dengan namanya, metode ini menggunakan cara unik
untuk memudahkan anak mengerjakan soal-soal Matematika.
Cara
“Matematika dengan Gasing sebenarnya sangat sederhana dan mudah, semua orang bisa, semua orang tahu,” kata tokoh Sains dan Matematika, Yohannes Surya, Jumat (1/7/2011) di Jakarta.
Secara gamblang ia menjelaskan bagaimana Gasing dapat membuat seorang anak mampu memahami soal-soal Matematika dengan cara mencongak (menghitung di luar kepala). Selain itu, metode ini mengajak anak-anak untuk terbiasa dengan cara menghitung yang terbalik. Misalnya, untuk penjumlahan dua digit, dimulai dari satuan terbesarnya.
“Misalnya 37 ditambah 26, kita menjumlahkan dulu angka 3 dengan angka 2 dan ditambah satu, berarti 6. Baru kemudian menjumlahkan 7 dengan 6, yaitu 13. Tapi tulis saja 3, karena angka 1 sudah ditulis di depan. 37 ditambah 26 itu hasilnya 63. Lebih cepat,” jelasnya.
“Anak akan terbiasa mengerjakan soal Matematika dengan cara mencongak. Jadi, semua soal Matematika bisa dikerjakan di luar kepala, artinya tidak menulis dan menghitung jari,” ujar pria yang juga pendiri Surya Institute ini.
Anak yang ingin menggunakan metode ini harus memenuhi syarat kunci terlebih dahulu. Syaratnya, menguasai penjumlahan 1 sampai 20. “Misalnya 9 ditambah 7, harus langsung cepat menjawab 16. Selain itu, tentunya juga menguasai perkalian 1 sampai 10. Setelah itu baru bisa ngebut mengerjakan soal-soal yang lain. Dua digit, tiga digit, atau berapa pun tidak dikerjakan dengan menyusun ke bawah (ditulis). Semua harus dilakukan di luar kepala,” ujarnya.
sumber: http://edukasi.kompas.com/read/2011/07/04/07351845/Belajar.Matematika.Asyik.dengan.Gasing
Cara
“Matematika dengan Gasing sebenarnya sangat sederhana dan mudah, semua orang bisa, semua orang tahu,” kata tokoh Sains dan Matematika, Yohannes Surya, Jumat (1/7/2011) di Jakarta.
Secara gamblang ia menjelaskan bagaimana Gasing dapat membuat seorang anak mampu memahami soal-soal Matematika dengan cara mencongak (menghitung di luar kepala). Selain itu, metode ini mengajak anak-anak untuk terbiasa dengan cara menghitung yang terbalik. Misalnya, untuk penjumlahan dua digit, dimulai dari satuan terbesarnya.
“Misalnya 37 ditambah 26, kita menjumlahkan dulu angka 3 dengan angka 2 dan ditambah satu, berarti 6. Baru kemudian menjumlahkan 7 dengan 6, yaitu 13. Tapi tulis saja 3, karena angka 1 sudah ditulis di depan. 37 ditambah 26 itu hasilnya 63. Lebih cepat,” jelasnya.
“Anak akan terbiasa mengerjakan soal Matematika dengan cara mencongak. Jadi, semua soal Matematika bisa dikerjakan di luar kepala, artinya tidak menulis dan menghitung jari,” ujar pria yang juga pendiri Surya Institute ini.
Anak yang ingin menggunakan metode ini harus memenuhi syarat kunci terlebih dahulu. Syaratnya, menguasai penjumlahan 1 sampai 20. “Misalnya 9 ditambah 7, harus langsung cepat menjawab 16. Selain itu, tentunya juga menguasai perkalian 1 sampai 10. Setelah itu baru bisa ngebut mengerjakan soal-soal yang lain. Dua digit, tiga digit, atau berapa pun tidak dikerjakan dengan menyusun ke bawah (ditulis). Semua harus dilakukan di luar kepala,” ujarnya.
sumber: http://edukasi.kompas.com/read/2011/07/04/07351845/Belajar.Matematika.Asyik.dengan.Gasing
Menyelesaikan Operasi Hitung Pada Bilangan Pecahan Dengan Menggunakan Kertas Lipat
1. PENJUMLAHAN PECAHAN
·
PENJUMLAHAN PECAHAN BIASA
a.
Penjumlahan Penyebut Sama
Contoh:
1/5 + 3/5 =
Kita dapat menyelesaikan soal di atas dengan
menggunakan kertas yang diarsir.
v Langkah-langkah:
i.
Sediakan kertas
ii.
Dan lipat menjadi 5 kotak
iii.
Karena pada soal yang diketahui 1/5, maka 1 dari 5 kotak itu kita arsir
iv.
Karena pada soal yang diketahui 3/5, maka arsir 3 dari 5 kotak itu
v.
Bagian yang terarsir sebanyak 4 merupakan pembilang, dan seluruh kotak
yang ada sebanyak 5 merupakan penyebut.
vi.
Terlihat jelas hasil dari 1/5 + 3/5 = 4/5
b.
Penjumlahan Penyebut Tidak Sama
Contoh:
1/2 + 1/4 =
Kita dapat menyelesaikan soal tersebut dengan kertas
lipat.
v Alat dan bahan yang digunakan:
-
2 buah kertas
-
Pensil
-
Penggaris
-
Gunting
-
Lem/ solatip/ doubel-tipe
v Langkah-langkah:
-
Ambil 2 kertas yang memiliki panjang sama
-
Kertas pertama untuk 1/2
-
Kertas kedua untuk 1/4
-
Gunting kertas 1/4-an yang terarsir lalu gabung ke kertas yang 1/2 yang
terarsir.
-
Lipatlahsisaataubagianyangtidakdiarsirkebelakang dan kedepan
denganukuranyangsamasesuai sisayangada.Dalam halinibaikkertaspertama maupun
keduaikutdilipat.Lipatan diteruskan sampaisemuakertasterlipathabisdenganukuran
sama.
-
Buka lipatan tersebut.
-
Lipatan yang terarsir merupakan pembilang dan lipatan yang tidak terarsir
merupakan penyebut.
-
Lipatan yang terarsir sebanyak 3 dan sisanya sebanyak 4, maka didapat
hasilnya adalah 3/4.
-
Jelas terlihat 1/2 + 1/4 = ¾
·
PENJUMLAHAN PECAHAN CAMPURAN
a.
Penjumlahan penyebut yang sama
Contoh:
2 1/4 + 1 1/4 =
Kita dapat menyelesaikan soal terebut dengan
menggunakan kertas lipat.
v Langkah-langkah:
-
Ambil kertas pertama dan buat yang 1/4-nya.
-
Lalu ambil kertas lagi dan buat pula 1/4-nya, kemudian gabungkan dengan
yang pertama.
-
Satukan kertas yang utuh dan satukan pula kertas yang bernilai pecahan.
-
Setelah disatukan tampak jelas kertas yang utuh sebanyak 3 buah dan
kertas yang bernilai pecahan sebanyak 2/4.
-
Maka hasil penjumlahan dari 2 1/4 + 1 1/4 = 3 2/4
1)
Penjumlahan penyebut tidak sama
Contoh
2 1/4 + 3 1/2 =
Kita dapat menyelesaikan soal tersebut dengan kertas
lipat.
v Langkah-langkah:
-
Ambil kertas kertas sebanyak 2 dan 3 untuk bagian yang utuh.
-
Gabung semuanya, dan hitung berapa banyak jumlahnya. Tampak jelas kertas
yang utuh terdapat 5 buah.
-
Untuk yang pecahan kita bisa lakukan langkah-langkah seperti penjumlahan
pada pecahan biasa dengan penyebutnya tidak sama.
-
Setelah dilakukan langkah yang sama seperti yang telah diterangkan di
atas, maka tampak jelas bahwa 2 1/4 + 3 1/2 = 5 3/4
2. PENGURANGAN PECAHAN
a.
Penyebut Sama
Contoh:
4/5 – 3/5=
Kita dapat menyelesaikan soal tersebut menggunakan
garis bilangan.
Langkah-langkah:
-
Buat garis pada kertas/papan tulis
-
Lalu beri tandadan angka pada garis bilangan tersebut
-
Dari -(5/5), -(4/5), -(3/5), -(2/5), -(1/5). 0, 1/5, 2/5, 3/5 4/5, 5/5
-
Mulai dari angka 0,tarik garis ke kanan hingga 4/5
-
Sekarang garis berada di posisi 4/5, karena pengurangan maka tarik garis
ke kiri sebanyak 3/5.
-
Tepat berhenti di atas 1/5, maka hasil pengurangan 4/5-3/5=1/5
1)
Penyebut Tidak Sama
Contoh:
2/3 – 1/2 =
Langkah-langkah:
-
Sediakan 2 kertas yang sama panjang dengan bentuk persegi
-
Kertas pertama untuk 2/3
-
Kertas kedua untuk 1/2
-
Gabung kedua kertas tersebut lalu ikuti lipatan keduanya hinnga membentuk
6 kotak pada kedua kertas tersebut.
2/3
1/2
-
Kertas 2/3 dan ½ gabungkan serta ikuti lipatan kedua kertas tersebut,
sehingga membentuk 6 bagian dari setiap kertas tersebut.
-
Kertas 2/3 biarkan seperti itu, untuk kertas 1/2 gunting yang terarsis
sesuai dengan garis yang membatisi arsiran tersebut.
-
Kemuadian tempelkan pada kertas 2/3 yang terarsir dengan cara menempelkan
punggung kertas yang telah digunting.
-
Terlihat 1 yang terarsir merupakan pembilang dan kotak seluruhnya
merupakan penyebut sebanyak 6 kotak.
-
Maka hasil 2/3 - 1/2 = 1/6
3. PERKALIAN PECAHAN
a.
Bilangan asli dikalikan pecahan
Contoh
3 x 2/5 = ….. artinya ada 3 buah yang bernilai
2/5-an.
Kita dapat menyelesaikan soal tersebut dengan media
kertas.
v Alat dan Bahan yang digunakan:
-
Kertas
-
Pensil
-
Penggaris
-
Lem/solatip/double-tipe
v Langkah-langkah:
-
Buat gambar dari kertas yang berbeda warna sebanyak 3 dan kemudian arsir
sesuai yang dibituhkan.
2/5 (gambar 1)
2/5 (gambar 2)
2/5 (gambar 3)
-
Untuk gambar 2 dan 3 pisahkan antara yang diarsir dan tidak diarsir
dengan cara mengguntingnya.
-
Bagian yang tidak diarsir pada gambar 2 dan 3 tempelkan pada sisi gambar
1 yang tidak diarsir pula.
-
Bagian yang diarsir pada gambar 2 dan 3 tempelkan pada sisi gambar 1 yang
terasrsir, atau tepat diatas bagian yang tidak terarsir.
-
Dari gambar terlihat jelas bahwa jumlah yang terarsir sebanyak 6
merupakan pembilang, dan jumlah yang tidak terarsir sebanyak 5 merupakan
penyebut. Jadi, hasil 3 x 2/5 = 6/5.
b.
Pecahan dikalikan pecahan
Contoh:
3/7 x 1/3 =
v Langkah-langkah:
-
Ambil kertas, kemudian bagi menjadi 7 bagian dan arsir 3 kotak dari 7
bagian tersebut dengan warna merah.
-
Setiap kotak dari 7 bagian kita bagi menjadi 3 bagian, lalu arsir 1 kotak
dari 3 bagian tersebut dengan warna biru.
-
Terlihat jelas kotak yang terarsir warna merah dan biru menjadi
pembilang, dan semua kotak yang telah terbentuk menjadi penyebut.
-
Kotak yang terarsir berwarna merah dan biru sebanyak 3 merupakan
pembilang, dan jumlah kotak yang terbentuk adalah 21 merupakan penyebut.
-
Jadi, 3/7 x 1/3 = 3/21
4. PEMBAGIAN PECAHAN
Contoh:
2/3 : 1/2 =
Kita dapat menyelesaikan soal tersebut dengan media
gambar.
v Langkah-langkah:
-
Siapkan kertas sesuai yang kita butuhkan.
-
Bagi kertas tersebut menjadi 3 bagian, karena 2/3 maka kita arsir 2 kotak
dari 3 bagian tersebut dengan warna merah.
-
Setiap kotak pada kotak 2/3 dibagi menjadi 2 bagian, setelah dibagi 2
lalu arsir 1 kotak dengan warna hijau.
-
Lihat kertas tersebut, apabila terdapat arsiran berwarna merah merupakan
pembilang, dan yang berwarna hijau merupakan penyebut.
-
Terlihat jelas, arsiran berwarna merah sebanyak 4 dan arsiran berwarna
hijau sebanyak 3.
Langganan:
Postingan (Atom)